Apa itu Arti Smart Contract?

Bagi anda yang mengenal cryptocurrency tentunya tidaklah asing mendengarkan istilah Smart Contract. kali ini kita akan membahas mengenai arti tersebut.

smart contract ilustrasi
smart contact

Sejarah Smart Contract

Orang yang memperkenalkan istilah Smart Contract adalah Nick Szabo di tahun 1996. beliau adalah ahli komputer, sarjana hukum, dan ahli kriptografi yang memperkenalkan istilah Smart Contract di presentasi paper nya berjudul ‚ÄúSmart Contracts: Building Blocks for Digital Markets”. Nick Szabo menggambarkan Smart Contract sebagai sekumpulan janji janji dalam bentuk digital termasuk protokol didalamnya juga melibatkan pihak pihak yang membuat janji tersebut.

Definisi Smart Contract

aliran smart contract
smart contract flow

Secara gampangnya Smart Contract itu adalah kontrak seperti yang anda lakukan di dunia nyata antara kedua belah pihak yang bersepakat namun ini dalam bentuk kumpulan kode kode dan di masukkan ke dalam Blockchain.

Sifat dari Smart Contract

1. Bisa Mengeksekusi dirinya sendiri

smart contract merupakan barisan kode program yang berisi kode tertentu yang apabila di triger maka secara otomatis kode program tersebut akan terkesekusi sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. Karena Smart contract tersebut berada di Teknologi Blockchain yang terdesentralisasi maka sifat sifat Blockchain juga ada di dalam smart contract yaitu immutable alias kebal terhadap perubahan atau tidak bisa dirubah setelah dibuat.

2. Smart Contract Terdistribusi

seperti umumnya teknologi Blockchain maka ketika smart contract terseksekusi maka pihak yang memvalidasi adalah semua anggota di dalam jaringan Blockchain dari Platform tersebut sehingga adalah sangat sulit bagi seseorang yang akan mengganti dari smart contract tersebut karena jika dilakukan maka hal tersebut akan dianggap sebagai invalid. Sehingga bisa dikatakan bahwa smart contract tidak memerlukan ikut campurnya pihak ketiga.

Contoh Implementasi Smart Contract

misalnya perusahaan Asuransi “A” mengeluarkan asuransi perjalanan dengan pesawat dengan jaminan apabila pesawat delay dalam 2 jam maka penumpang akan mendapatkan kompensasi atas keterlambatannya. Database Blockchain terhubung dengan database penerbangan internasional sehingga keterlambatan sekecil apapun akan tercatat. Jika kita menggunakan teknologi yang ada sekarang ini tentunya akan sangat merepotkan bukan? misalnya anda harus mengurus dokumen yang bertele tele dan bagi pihak asuransi harus melakukan verifikasi ke pihak yang terpercaya agar tidak ada error disitu. tentunya hal ini menyita waktu dan uang. dengan penerapan smart contract ketika pesawat delay dalam 2 jam maka smart contract akan langsung mentransfer sejumlah uang sesuai kesepakatan tanpa ada campur tangan manusia dan dilakukan secara otomatis oleh sistem

Platform Blockhain dengan Smart Contract

1. Ethereum

solidity programming ethereum
solidity ethereum smart contract

Project Ethereum merupakan platform Blockchain dengan implementasi smart contract. Smart contract Ethereum dengan menggunakan bahasa pemrograman Solidity yang lebih canggih dibandingkan dengan pemrograman bitcoin. Ethereum merupakan proyek pelopor untuk smart contract dan banyak perusahaan besar tergabung dalam Ethereum Alliance untuk mengeksplorasi manfaat dari smart contract

2. Tezos

Project selanjutnya adalah Tezos dimana Platform Tezos menggunakan bahasa pemrograman Michelson untuk Smart Contractnya. Keunggulan dari Tezos adalah sistem auto upgrade dari platform Blockchain nya dengan keunggulan disisi Governance. kita akan membahas lebih detail mengenai Tezos di lain artikel

3. Cardano

cardano atau ADA merupakan proyek Blockchain Platform yang ambisius yang berusaha untuk menciptakan smart contract yang lebih unggul dengan menggunakan bahasa pemrograman Fungsional Plutus yang menjadi unggulannya. implementasi ke test net masih akan dilakukan dan jika Cardano bisa membuktikan apa yang sudah di janjikan bukan tidak mungkin cardano akan menjadi proyek yang akan mengalahkan ethereum project

Selain diatas masih banyak project lain yang akan mengimplementasikan smart contract demikian juga Bitcoin yang akan menggunakan Atom Swap dan berbagai teknologi terkini lainnya untuk mengatasi kelemahan yang ada di Bitcoin sekarang ini

Keuntungan Memakai Smart Contract

1 Mengurangi biaya Transaksi kontrak

Smart Contract akan menghilangkan pihak ketiga dalam hal perjanjian kontraknya sehingga lain ini akan menurunkan biaya yang harus dikeluarkan oleh kedua belah pihak

2. Membangun kepercayaan antar kedua pihak

Smart contract adalah kontrak yang langsung tereksekusi tatkala item kontrak terpenuhi. hal ini tentunya akan menimbulkan rasa percaya terhadap kedua belah pihak tanpa kuatir salah satu pihak melakukan penipuan

3. Mencegah Penipuan

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa validasi dari smart kontrak dilakukan oleh anggota di dalam jaringan platform Blockchain artinya tidak ada yang bisa merubah kontrak tersebut sehingga sangat aman.

Kerugian Smart Contract

setelah keuntungan, ada satu kerugian menggunakan smart contract yaitu tidak bisa merubah kode ketika smart contract dbuat dan biaya perbaikan dari error code menjadi mahal.

demikian penjelasan kami mengenai apa itu smart contract dan contoh implementasinya. kedepannya teknologi Blockchain masih akan terus di perbaiki sehingga mass adoption nampaknya akan terjadi dalam waktu tidak lama lagi.

Sending
User Review
0 (0 votes)