8 Perbedaan Utama Bitcoin vs Ethereum

apakah anda mempunyai Bitcoin atau Ethereum? dan anda bingung sebenarnya teknologi apa yang anda pegang dan bagaimana kedepannya? berikut ini kami akan mengulas 8 perbedaan utama antara Bitcoin vs Ethereum

beda eth vs btc
perbedaan BTC vs ETH

1. Distribusi Coin BTC vs ETH

Bitcoin menciptakan sekitar 12.5 Bitcoin baru setiap 10 menit sementara ethereum akan menciptakan 3 ETH baru setiap 15 detik atau memproduksi 720 ether / jam nya

2. Kapasitas Coin BTC vs ETH

Bitcoin sejak awal dibuat sudah ditetapkan hanya akan diproduksi sekitar 21 Juta coin. dan kini jumlah bitcoin yang beredar sekitar 17 juta saja. pada kenyatannya banyak bitcoin yang hilang akibat lupa private key sehingga aktual kepemilikan kurang dari nilai tersebut. sedangkan ETH adalah coin inflasi dan belum diketahui sampai maksimum supply berapa namun dari ETH sendiri ada rencana untuk membatasi penciptaan coin coin baru pada beberapa tahun mendatang. jumlah koin ETH yang beredar sekarang sekitar 100 jutaan.

3. kecepatan menciptakan Blok Baru

Bitcoin menciptakan blok baru setiap 10 menit reratanya. sedangkan Ethereum menciptakan blok baru setiap 15 detik.

4. Bahasa Pemrograman

Bitcoin diciptakan dengan menggunakan bahasa pemrograman scrypt yang fungsinya masih amat terbatas sedangkan ethereum dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman solidity yang sudah turing complete sehingga fungsi smart contract bisa dijalankan

5. Biaya Transfer

Bitcoin untuk proses transfer coin akan mengenakan biaya yang besarannya bergantung pada besaran size block sedangkan pada ethereum dikenakan biaya yang dinamakan GAS dalam setiap operasinya

6. Ukuran Block

untuk ukuran block bitcoin dibatasi hanya 1MB sedangkan ethereum besaran block dibatasi oleh limit GAS yaitu total beban dari semua operasi yang terjadi di dalam block. untuk kecepatan transaksi per detik maka bitcoin bisa memproses hanya 4 transaksi per detik sedangkan ethereum mampu memproses transaksi 15 transaksi per detik

7. Algoritma

Bitcoin menggunakan algoritma Hash (SHA-256) yang bisa dijalankan secara efisien dengan menggunakan perangkat keras khusus yang dikenal sebagai ASICs (application-specific integrated circuit). sedangkan ethereum menggunakan Algoritma Hash ( KECCAK-256) yang dalam penggunaannya sangat boros dalam memory sehingga tidak cukup ekomomis jika menciptakan chip khusus sehingga cocok jika di lakukan proses penambangan secara desentral

8. Rencana masa depan

Ethereum akan melakukan perubahan dari proses mining dengan konsep Proof of Work (POW) akan beralih ke Proof of Stake (POS) dimana penggunaan POS akan jauh meminimalkan kebutuhan akan beban komputasi yang diperlukan. Ethereum juga berencana akan meningkatkan skalabilitas transaksinya dengan melakukan implementasi Sharding side chain yang diharapkan dapat meningkatkan kecepatan transaksi per detiknya. sedangkan untuk Bitcoin sendiri kedepannya akan di implementasikan Lighting Network untuk mempercepat transaksi per detiknya dan Atomic Swap dimana Bitcoin dapat berinteraksi dengan platform Blockchain lainnya.

Demikian penjelasan singkat kami dengan harapan anda dapat mengetahui perbedaan utama antara Bitcoin dan Ethereum. Teknologi Blockchain diprediksikan akan berkembang pesat kedepannya

Sending
User Review
0 (0 votes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.